Chu Ci (楚辞)

Chu Ci(楚辞)adalah karya syair yang muncul setelah Kitab Syair(Shi Jing). Abad ke-4 SM, Chu Ci muncul di negara Chu di selatan Tiongkok. Di dalam proses terbentuknya, Chu Ci mendapatkan pengaruh dari lagu rakyat, musik dan sastra di negara Chu, sehingga memiliki warna negara Chu yang sangat kental.

Penyair Chu Ci yang paling terkenal adalah Qu Yuan. Qu Yuan adalah penyair yang paling dihormati di sepanjang sejarah Tiongkok. Orang Tiongkok menjalankan lomba perahu naga guna memperingati Qu Yuan. Di tahun 1950-an, Qu Yuan dikategorikan sebagai budayawan ternama dunia, menerima penghargaan dunia. Karya Qu Yuan yang paling penting adalah Li Sao, Tian Wen, Jiu Ge.

Li Sao adalah sebuah syair emosional politis yang megah. Seluruh syair terdiri dari 370 lebih kalimat, 2400 lebih huruf. Sang penyair menggunakan kata-kata yang menggambarkan keberadaan dirinya, mengumandangkan rasa cinta dan kebulatan tekad serta harapan kepada negara Chu. Di dalam syairnya, ia mengendarai naga giok, menaiki kereta berwarna, di dalam lindungan dewa bulan, dewa angin dan dewa matahari, berkelana di langit, mencari harapan, akhirnya harus meninggalkan negara Chu tercinta. Kecintaan Qu Yuan kepada negaranya memberikan inspirasi bagi generasi demi generasi penyair berikutnya.

Di dalam Chu Ci, penggunaan mitos dan imajinasi, perasaan yang meluap-luap, kata-kata yang indah, menyatakan warna romantis yang khas, membuka jalan baru bagi karya sastra Tiongkok.

(Diterjemahkan dari Overseas Chinese Language and Culture Education Online)

Leave a Reply

Your email address will not be published.