Dinasti Sui dan Tang – Puncak Masyarakat Feodal

Dinasti Sui dan Tang – Puncak Masyarakat Feodal

Sejak abad ke-6 hingga ke-10, Tiongkok dipersatukan di bawah dinasti Sui dan Tang. Pada tahun 581, Yang Jian menggulingkan kekuasaan Zhou Utara, dan mendirikan Dinasti Sui. Yang Jian berkuasa sebagai Kaisar Wendi. Tahun 589, Sui menguasai Dinasti Chen, dan menyatukan wilayah utara dan selatan negara. Tahun 618, pemberontakan petani mengakhiri Dinasti Sui, dengan kematian Kaisar Yangdi. Li Yuan, seorang pejabat Sui yang kuat, beserta putra-putranya, mendirikan Dinasti Tang. Periode sejak berkuasanya Kaisar Taizong (627-649 M) hingga awal masa berkuasanya kaisar Xuanzong (712-756 M) dinamakan sebagai “Periode Subur Administrasi Kekuasaan Zhenguan” dan “Periode Berkembang Kekuasaan Kaiyuan”. Zhenguan dan Kaiyuan adalah titel kekuasaan kaisar Taizong dan Xuanzong. Wilayah yang dikuasai Dinasti Tang lebih luas dari dinasti-dinasti sebelumnya. Ia mencapai Laut Tiongkok Timur di timur, sampai ke kepulauan di Laut Tiongkok Selatan di selatan, dibatasi oleh Danau Balkhash di Kazakhstan masa kini di barat, hingga ke Pegunungan Hinggan Luar di timur laut.

Selama Dinasti Sui dan Tang, ekonomi Tiongkok berkembang pesat, perdagangan luar negeri sering terjadi, dan pencapaian budaya serta ilmu pengetahuan sangatlah tinggi. Kaligrafi, lukisan dan pahatan sangat berkembang di Dinasti Tang. Secara khusus, puisi Dinasti Tang dianggap sebagai kejayaan genre puisi, yang diwakili oleh penyair Li Bai dan Du Fu. Dalam bidang prosa, Han Yu dan Liu Zongyuan juga luar biasa. Dinasti Tang adalah salah satu negara terkaya dan terkuat di dunia saat itu.

Berkembangnya ekonomi dan budaya dinasti Sui dan Tang mempengaruhi seluruh Asia, terutama negara-negara di Asia Timur. Chang’an, ibukota Dinasti Tang, bukan saja menjadi pusat politik di Tiongkok saat itu, namun juga menjadi salah satu pusat pertukaran ekonomi dan budaya di seluruh wilayah Asia. Karena pengaruh internasional Dinasti Tang begitu besar, orang Tiongkok disebut sebagai “orang Tang” oleh tetangga-tetangga mereka.

(Diterjemahkan dari Chinese Language and Culture Education Online)

Photo credit: isriya / Visualhunt.com / CC BY-NC

Leave a Reply

Your email address will not be published.