Gunung Huang (Huangshan) di Anhui

Gunung Huang (Huangshan) di Anhui

Gunung Huang (Huangshan), di masa kejayaan sastra dan seni Tiongkok kuno (gaya “shanshui” / gunung dan air di pertengahan abad ke-16), mendapatkan pujian dan apresiasi yang tinggi. Huangshan dikenal dengan “gunung pertama di seluruh negeri”. Kini, Huangshan dengan pemandangannya yang megah dan indah, pohon-pohon pinus langka yang tumbuh di atas batu-batu granitnya, serta bebatuan dengan bentuk aneh yang melayang di atas lautan awan. Bagi para wisatawan, penyair, artis dan fotografer dari seluruh penjuru dunia, Huangshan memiliki pesona yang abadi.

Huangshan berada di timur Tiongkok, di bagian selatan propinsi Anhui. Panjangnya dari utara ke selatan kira-kira 40 km, lebarnya dari timur ke barat kira-kira 30 km. Luasnya sekitar 1200 km2. Bagian puncaknya seluas kira-kira 154 km2, dinamakan “Huangshan 500 li”.

Huangshan berlokasi di iklim subtropis monsoon. Karena ketinggian gunung dan kedalaman lembahnya, suhunya sangat dingin. Karena lereng utara dan selatan sangat berbeda dalam penerimaan sinar matahari, wilayah datarannya sangat berpengaruh bagi cuaca, yang berkabut, basah dan bercurah hujan tinggi. Puncak utamanya, puncak Teratai, tingginya 1864,8 m dari permukaan laut. Ada enam spot pemandangan yang luar biasa indah, yakni Mata Air Panas, Lembah Awan, Lembah Pinus, Laut Utara, Layar Giok, serta Jembatan Pancing.

Huangshan pada awalnya disebut dengan “Gunung Yi”, karena menurut legenda, leluhur bangsa Tionghoa, Huang Di, menjadi dewa di sini. Pada masa pemerintahan kaisar Tianbao di dinasti Tang (tanggal 16 bulan keenam tahun 747 M), namanya diubah menjadi seperti sekarang. Hari itu dinyatakan oleh kaisar Xuanzong di dinasti Tang sebagai hari ulang tahun Huangshan. Huangshan terkenal dengan kecantikan uniknya, kemegahannya dan kelembutannya. Ia juga merupakan tempat wisata tingkat negara, dan tempat peristirahatan yang memiliki sumber daya alam melimpah, ekologi yang lengkap, dan bernilai tinggi bagi riset ilmiah.

Huangshan memiliki seluruh keindahan dari gunung-gunung terkenal lainnya di Tiongkok, terutama karena empat keunikannya, yakni pinus yang eksotis, batu yang aneh, lautan awan, serta mata air panasnya. Ini semua adalah keajaiban alam, sehingga muncullah ucapan “tak ada gunung lain yang perlu dikunjungi setelah mengunjungi lima gunung terkenal, namun setelah mengunjungi Huangshan, tak perlu mengunjungi lima gunung terkenal itu”.

(Diterjemahkan dari Confucius Institute Online)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.