Lima Penguasa di Masa Chunqiu

Di awal masa Chunqiu(Musim semi dan musim gugur), ada seratus lebih negara di Tiongkok. Masing-masing negara demi memperebutkan wilayah dan rakyat, saling berperang satu sama lain. Negara yang kuat di satu sisi tidak henti-hentinya merebut atau memperlemah negara kecil, di satu sisi juga memperebutkan hak penguasa. Di masa Chunqiu ada beberapa orang yang berebut menjadi penguasa, yaitu raja Huan dari Qi, raja Xiang dari Song, raja Wen dari Jin, raja Mu dari Qin, dan raja Zhuang dari Chu. Lima orang ini disebut “Lima Penguasa Chunqiu”. Juga ada pandangan lain yang menyebutkan, “Lima Penguasa Chunqiu” adalah raja Huan dari Qi, raja Wen dari Jin, raja Zhuang dari Chu, raja Helu dari Wu, dan raja Goujian dari Yue.

Negara Qi adalah sebuah negara kaya di wilayah timur pada masa Chunqiu. raja Huan yang dibantu oleh negarawan besar Guanzhong, di dalam pemerintahannya melalukan berbagai reformasi, meningkatkan produksi ekonomi, membuat negara Qi menjadi kuat. Raja Huan berhasil menahan serangan etnis Shanrong, lalu dengan gabungan pasukan negara Qi, Lu, Song dan lima negara lain menyerang negara Chu di daratan tengah, menangkal serangan tentara Chu ke utara, sehingga wibawa raja Huan menjadi tinggi.

Tahun 651 SM, raja Huan mengumpulkan para penguasa negara-negara lain untuk mengadakan pertemuan bersama. Penguasa Zhou juga mengikutinya. Maka periode kekuasaan negara Qi pun dimulailah. Setelah raja Huan, raja Xiang dari Song hendak menggantikan raja Huan menjadi penguasa daratan tengah, namun tidak berhasil. Raja Wen dari Jin setelah menjadi bangsawan, menerapkan sejumlah kebijakan, sehingga dengan cepat negara Jin menjadi negara yang kuat di wilayah utara. Waktu itu, negara Chu di selatan juga hendak menjadi penguasa. Tahun 632 SM, negara Jin dan negara Chu berperang. Negara Chu kalah, negara Jin pun menjadi penguasa daratan tengah. Perebutan kekuasaan antara negara Chu dan Jin terus berlanjut hingga seratus tahun lebih. Akhirnya raja Zhuang berhasil mengalahkan pasukan Jin, dan ia menjadi penguasa daratan tengah.

Raja Mu dari Qin awalnya juga berencana meluaskan wilayah ke timur, hendak menjadi penguasa daratan tengah, namun tidak berhasil. Akhirnya ia menuju ke barat meluaskan wilayahnya, menjadikan diri penguasa barat. Negara Wu dan Yue semua berada di selatan sungai Yangtze. Dua negara ini bukan negara besar, namun juga ikut berebut kekuasaan. Saat negara Jin dan Chu berperang, negara Wu dengan bantuan negara Jin, pernah memukul kalah ibukota negara Chu. Akhirnya negara Wu dan Yue berperang berkali-kali, masing-masing pernah menang dan kalah. Tahun 494 SM, raja Wu mengalahkan negara Yue, negara Yue pun menjadi negara bagian Wu. Raja Wu, Goujian, setelah melalui masa 10 tahun bersiap-siap, akhirnya menghancurkan negara Wu. Goujian juga memimpin pasukan menyerang utara, menjadi penguasa terakhir di masa Chunqiu.

(Diterjemahkan dari Overseas Chinese Language and Culture Education Online)

Leave a Reply

Your email address will not be published.