Sastra Kuno Tiongkok – Lun Yu (2)

Lun Yu meskipun adalah catatan perkataan, namun gambaran karakter manusia di dalamnya terasa sangat hidup. Murid yang paling disayang oleh Kong Zi, yaitu Yan Yuan(Yan Hui)(bernama Hui, style-name Yuan), karakternya tergambar melalui perkataan Kong Zi: “Xián zāi, Huí yě! Yì dān sì, yì piáo yǐn,  zài lòu xiàng, rén bù kān qí yōu, Huí yě bù gǎi qí lè. Xián zāi, Huí yě!”(Moral, lihatlah Yan Hui! Dia makan sekeranjang kecil nasi, secangkir air, tinggal dalam rumah kecil yang miskin, orang lain tidak akan suka hidup menderita seperti ini, namun Yan Hui tetap tidak berpaling dari jalan moralnya. Moral, lihatlah Yan Hui!) Yan Yuan juga adalah murid Kong Zi yang paling rajin belajar, ia juga bermoral tinggi, “ia tidak menumpahkan amarah ke orang lain, juga tidak mengulangi kesalahan yang sama”, sayang dia tidak berumur panjang. Murid lain juga memiliki karakteristik mereka masing-masing: Zi Lu berwatak lurus, Zi Gong pintar berdebat, Zeng Xi berwatak halus. Zi Lu bersifat kokoh dan keras, Ran You dan Zi Gong mampu berbicara dengan lancar. Karakteristik mereka di dalam Lun Yu-Xian Jin digambarkan: Zi Lu berebut dalam menjawab pertanyaan; sedangkan yang terakhir menjawab adalah Zeng Xi.

Lun Yu mempelopori catatan kutipan, memberikan pengaruh yang besar kepada generasi berikutnya. Bahasa di dalam Lun Yu mendekati bahasa sehari-hari, yang tercatat kebanyakan adalah pendapat pendek, murni dan praktis. Ini semua adalah kekuatan dari catatan kutipan. Belakangan, Meng Zi, Mo Zi, Zhuang Zi semuanya mengandung kutipan. Sampai pada dinasti Song, catatan kutipan semakin populer. Para ahli Neo-Konfusianisme kebanyakan menggunakan catatan kutipan. Contohnya Er Cheng Yu Lu tulisan Cheng Hao dan Cheng Yi, Zhu Zi Yu Lei tulisan Zhu Xi, semuanya adalah catatan kutipan yang sangat terkenal.

(Diterjemahkan dari Overseas Chinese Language and Culture Education Online)

Leave a Reply

Your email address will not be published.